Cerita

Tersia-sia Sebagai Pelanggan Pascabayar

Entah mengapa, biaya telekomunikasi pelanggan pascabayar lebih mahal dari pelanggan prabayar. Tadinya saya pikir itu disebabkan karena kualitas layananan yang berbeda, yaitu pelanggan pascabayar mendapat kualitas yang lebih baik. Namun pada kenyataannya kualitasnya sama saja. Saya, sebagai pelanggan pascabayar, sering kesulitan memulai koneksi, atau koneksi terjadi tapi terputus-putus, atau tidak terdengar suara, dan seterusnya.

Tadinya saya pikir ini adalah masalah dengan operator pilihan saya saja. Ternyata masalah ini sama di semua operator. Maksudnya pelanggan pascabayar disia-sia. Aneh.

Pelanggan pascabayar adalah pelanggan yang setia, loyal, dan sudah jelas profilenya. Mengapa operator malah memilih mencari pelanggan baru yang tidak jelas loyalitasnya dan hanya sekedar memburu promosi-promosi saja? Apakah yang dikejar oleh para operator ini adalah ANGKA bahwa mereka menambah pelanggan (customer) saja? Angka ini pun bukan angka yang riil karena angka ini adalah angka jumlah nomor telepon, bukan jumlah pelanggan. Ini hanya financial engineering saja (untuk menunjukkan bahwa perusahaan berkembang) yang tidak memiliki fondasi yang kuat. Saya khawatir kalau ini diteruskan maka industri seluler bisa ambruk seperti Enron dan sejenisnya.

Sebagai pelanggan pascabayar saya sekarang berpikiran untuk pindah kembali ke prabayar saja.

Bagaimana dengan Anda?

Sumber http://rahard.wordpress.com

speak up

Add your comment below, or trackback from your own site.

Subscribe to these comments.

Be nice. Keep it clean. Stay on topic. No spam.

You can use these tags: <a href="" title=""> <abbr title=""> <acronym title=""> <b> <blockquote cite=""> <cite> <code> <del datetime=""> <em> <i> <q cite=""> <strike> <strong>

*Required Fields